19 September 2011

During Brain Life, Love Will Not Dead (English n Indonesia Version)

Tags

Add caption
 English Version



Bernstein couples regularly eat side by side, the street hand in hand and always start and close the day with the words 'I Love You'. What makes the couple was still romantic? Apparently it all started from the brain. The couple from Sydney who has been married 18 years it is still as passionate as when I first met. Researchers try to find out what makes the pair remained in touch with the intensive study of 16 couples with an average age of marriage of 20 years. By using MRI (Magnetic Resonance Imaging), researchers from Stony Brook University found between the brain kesamaaan married couples for years with a new partner in love. Apparently it's still the same part of the brain active, meaning of love that exist in the brain is not dead. "Many assume that love will be reduced and depleted with time, but the participants who followed the survey contradicted him. Love never dies for them," says psychologist and study leader Arthur Aron, as reported by Thirdage, Monday (14/12/2009 ). What distinguishes the love timeless and lasting love? According to Aron, the key is in the way of thinking in the brain. The couple always harmonious minded want to look nice and the best in front of her partner. In Society for Neuroscience annual meeting in Washington in the United States reported that the factors that continue to make love in a relationship consistently turns out is a mindset in the brain. "After performing brain scans on a harmonious couple, were not found excessive anxiety or fear losing their partner. They just have a crazy attitude lower than other couples who are less harmonious," explains Professor Bianca Acevedo from the Albert Einstein College of Medicine.  
 Researchers actually found that the attitude of respect and motivate a very active part of the brain develops in the couple harmony. "The brain is just as active when a person uses cocaine, but different parts of the brain associated with sexual stimulation," explains Aron. Keith Davis, a professor of psychology at the University of South Carolina said that the intensity of emotion is the biggest investment in a relationship. So if you want to stay in the affair, never rely on physical factors or sex drive alone. "Couples who remain harmonious always celebrate successes together, doing new things together, everything communicates, soothe and motivate each other. That's the key. During brain reprogrammed it, love will never die," said Davis. The study is in contrast to previous studies conducted by researchers from Researchers at the National Autonomous University of Mexico. Researchers say that the hormone of love that exist in the human brain only last for 4 years, after which there is only a sex drive. So which is it right.

 Indonesia Version
 Pasangan suami istri Bernstein rutin makan berdampingan, jalan bergandengan tangan serta selalu mengawali dan menutup hari dengan kata 'I Love You'. Apa yang membuat pasangan itu tetap romantis? Ternyata semuanya berawal dari otak.
Pasangan asal Sydney yang sudah menikah 18 tahun itu masih sama bergairahnya dengan saat pertama kali bertemu. Peneliti mencoba mencari tahu apa yang membuat pasangan tetap intensif dalam berhubungan dengan melakukan studi terhadap 16 pasangan dengan rata-rata usia perkawinan 20 tahun.
Dengan menggunakan alat MRI (Magnetic Resonance Imaging), peneliti dari Stony Brook University menemukan kesamaaan antara bagian otak pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun dengan pasangan yang baru jatuh cinta. Ternyata bagian otak itu masih sama aktifnya, artinya cinta yang ada di otak tidak mati.
"Banyak yang berasumsi bahwa cinta akan berkurang dan habis dengan bertambahnya waktu, tapi para partisipan yang mengikuti survei ini membantahnya. Cinta tidak pernah mati bagi mereka," ujar psikolog dan ketua studi Arthur Aron, seperti dilansir Thirdage, Senin (14/12/2009).
Apa yang membedakan cinta yang lekang oleh waktu dan cinta yang bertahan lama?
Menurut Aron, kuncinya ada pada cara berpikir di otak. Pasangan harmonis selalu berpikiran ingin tampil menarik dan terbaik di depan pasangannya.
Dalam pertemuan tahunan Society for Neuroscience di Washington di Amerika dilaporkan bahwa faktor yang membuat cinta terus konsisten dalam sebuah hubungan ternyata adalah mindset di otak.
"Setelah melakukan scan pada otak pasangan yang harmonis, tidak ditemukan rasa cemas atau ketakutan berlebihan akan kehilangan pasangannya. Mereka justru punya sikap tergila-gila yang lebih rendah daripada pasangan lain yang kurang harmonis," jelas Profesor Bianca Acevedo dari Albert Einstein College of Medicine.
Peneliti justru menemukan bahwa sikap penghargaan dan motivasilah yang sangat aktif berkembang pada bagian otak para pasangan harmonis. "Bagian otak itu sama aktifnya saat seseorang menggunakan kokain, tapi berbeda dengan bagian otak yang berkaitan dengan rangsangan seksual," jelas Aron.
Keith Davis, profesor psikologi dari University of South Carolina mengatakan bahwa intensitas emosi adalah investasi yang paling besar dalam sebuah hubungan. Jadi jika ingin awet dalam menjalin cinta, jangan pernah andalkan faktor fisik atau dorongan seks semata.
"Pasangan yang tetap harmonis selalu merayakan kesuksesan bersama, melakukan hal baru bersama, mengomunikasikan segala sesuatu, saling menenangkan dan memotivasi. Itu kuncinya. Selama otak memprogram hal itu, cinta tidak akan pernah mati," kata Davis.
Studi ini bertolak belakang dengan studi sebelumnya yang dilakukan peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico. Peneliti mengatakan bahwa hormon cinta yang ada dalam otak manusia hanya bertahan selama 4 tahun, setelah itu yang ada hanya dorongan seks. Lalu mana yang

Artikel Terkait

3 komentar

numpang liwat :) ....
Visit and follback ya...

http://thenotesofmine.blogspot.com/

service komputer 25rb bonus card reader 02168936593

wah keren bgt:) memang selama kita masih idup , mencintai dan dicintai adalah proses yang akan terus berjalan :) thanks gan :) jgn lupa makan siang bareng di warung ane gan :)

http://bisnisstylemagazine.blogspot.com/

Silahkan berkomentar yang baik dan menarik sesuai dengan isi konten.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1. Berbau penghinaan SARA
2. Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3. Komentar tidak nyambung dengan isi postingan
EmoticonEmoticon